Proses dan Cara Pengeboran Minyak Bumi

Proses dan Cara Pengeboran Minyak Bumi – Proyek pengeboran minyak bumi adalah salah satu pekerjaan dengan resiko yang tinggi. Pengeboran migas (minyak dan gas ) tidak sama dengan proses pengeboran pada umumnya seperti pada sumur. Walaupun namanya sama- sama pengeboran tapi hasil pengeboran dan kedalaman tanah yang dicapai juga sangat berbeda. Eksploitasi minyak bumi juga tidak bisa dilakukan dengan berlebihan, karena hanya akan mengakibatkan kerusakan pada lingkungan sekitar. Lokasi yang berada tepat di tengah laut membuat Pengeboran harus dilakukan sesuai prosuder dan standar internasional yang berlaku. Sebelum melakukan pengeboran hal utama yang harus dilakukan adalah menentukan lokasi yang tepat.

Seisme waves bertujuan mencari tempat yang mengandung kandungan gas atau minyak bumi, dengan bantuan dari alat yang merambat ke dalam lapisan tanah. Bila proses pengeboran ada di daratan maka perlu di lakukan proses on shore yang meliputi perataan pada tanah, menyediakan tempat untuk menampung limbah pengeboran,dll. Pengeboran tidak akan dilakukan bila pakar geologis tidak menyetujui bahwa di lokasi tersebut benar adanya kandungan migas. Setelah penentuan lokasi sudah ditentukan proses selanjutnya adalah pengeboran minyak. Sederhananya adalah membuat lubang atau kolong segi empat (cellar) tepat di lokasi yang teridentifkasi terdapat kandungan gas minyak dengan menggunakan rig atau alat yang membantu proses pengeboran. Rig akan masuk ke dalam reservoir bawah tanah untuk memperoleh air, gas bumi, minyak atau deposit mineral bawah tanah. Rig bisa digunakan di atas tanah ataupun di laut lepas.

Selanjutnya adalah pembangunan tower atau tiang baja dengan ketinggian puluhan meter secara vertical. Tower ini dibangun dan digunakan untuk menyokong aktivitas pengeboran yang dilakukan. pembangunan tower akan lebih susah jika aktivitas pengeboran migas di lepas pantai. Metode yang digunakan antara pengeboran di darat dan laut tidak terlalu berbeda. Tingkat kesulitan juga tidak jauh beda, yang perlu diperhatikan dengan baik adalah keamanan alat untuk meminimalisir kecelakaan kerja yang bisa saja terjadi. Agar tidak adanya human eror standar internasional harus benar-benar diterapkan dan dijaga secara intens.

Setelah proses pembangunan tower terselesaikan dengan baik, pengeboran minyak mulai dilakukan, pengambilan minyak dari dalam tanah sedikit demi sedikit hingga terkumpul dan siap diolah menjadi bahan siap pakai seperti aspal, Lpg, gas, solar serta bahan bakar pesawat. Semua itu tentunya juga melalui proses yang berbeda-beda dan seleksi yang ketat. Kebutuhan minyak dan gas terus meningkat dari waktu ke waktu. Pemakaian yang tidak bijaksana dan tidak sesuai aturan menjadi penyebab utama kelangkaan sumber daya satu ini. Di era sekarang sudah mulai meratanya subsidi bahan bakar solar dan bensin di daerah-daerah terpencil Indonesia. Baiknya penggunaan sumber daya minyak dan gas dipergunakan sebaik-baiknya agar pemerataan bisa terjadi dengan baik mendukung upaya pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!